Minggu, 18 Oktober 2015

AKTUALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADITS PERINTAH SHALAT DI PONDOK PESANTREN SABILUL MUTTAQIN DARAMISTA LENTENG SUMENEP



AKTUALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADITS PERINTAH SHALAT DI PONDOK PESANTREN SABILUL MUTTAQIN DARAMISTA LENTENG SUMENEP
TAHUN PELAJARAN 2015-2016

SKRIPSI

Diajukan kepada
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam Memperoleh
Gelar Sarjana Stara Satu (S.1) Pendidikan Agama Islam




Oleh:
HAIRUL UMAM

NIM: 2011117011470
NIMKO: 2011.4.117.0001.1.01438

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINNGI ILMU TARBIYAH AQIDAH USYMUNI
(STITA)
TARATE PANDIAN SUMENEP
2015

LEMBAR PERSETUJUAN

Nama
NIM
NIMKO
Judul Penelitian
HAIRUL UMAM
: 2011117011470
: 2011.4.117.0001.1.01438
: Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan dalam Hadits Perintah Shalat di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Daramista Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2015/2016.
.

Telah diperiksa, dikoreksi, dan dibimbing sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk disidangkan pada Ujian Skripsi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Terate Pandian Sumenep pada tanggal, 04 Oktober 2015.

                 

Sumenep, 04 Oktober 2015
Dosen Pembimbing I,


KH. IMAM HENDRIYADI, S.Ag, M.Si



      ...........................................

Dosen Pembimbing II,


SYAFA’AT, S.Ag, M, Pd.I,




      ...........................................

       
Mengetahui
Ketua Prodi PAI STITA Sumenep


SITI NUR ASIYAH M.Pd.I
LEMBAR PENGESAHAN

Nama
Nim
Nimko
Judul Penelitian
: Hairul Umam
: 2011117011470
: 2011.4.117.0001.1.01438
: Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan dalam Hadits Perintah Shalat di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Daramista Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2015/2016.


Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Proposal Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA)pada tanggal, 04 Oktober 2015.


Dewan Penguji
Penguji I,




...............................................

Penguji II,




.............................................

Penguji III,


     ..............................................

Mengetahui,
Ketua STITA Sumenep


Dr. KH. SAFRAJI, M.Pd. I,
NIDN.21 10065701
SURAT PERNYATAAN


Dengan ini, saya :
Nama
: Hairul Umam
NIM
: 2011117011470
NIMKO
: 2011.4.117.0001.1.01438
Jenjang
: Strata Satu (S.1)
Jurusan
: Pendidikan Agama Islam



Menyatakan bahwa Skripsi dengan judul “Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan dalam Hadits Perintah Shalat di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Daramista Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2015/2016.” hasil karya saya sendiri (bukan hasil jiplakan /plagiasi) kecuali pada bagian-bagian yang dirujuk sumbernya dan tidak pernah diajukan pada lembaga tinggi manapun sebagai salah satu syarat mendapat gelar akademik.










Sumenep, ................................2015
Yang menyatakan,



Hairul Umam

MOTTO


مُرُوْا اَولاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ اَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ اَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ (رواه أبو داود)
Suruhlah  olehmu  anak-anakmu  itu melaksanakan shalat,  apabila  ia  sudah berumur tujuh tahun dan apabila ia berumur sepuluh tahun hendaklah dipukul kalau tidak melaksanakan shalat dan pisahkanlah tempat tidurnya (HR Abu Daud)


PERSEMBAHAN

Skripsi ini akan saya persembahkan pada:
·        Ayah dan Ibu (Muhammad dan Isa) yang saya hormati dan cintai dengan segala pemberiannya hingga tidak akan pernah cukup untuk membalasnya dengan apa pun yang akan saya perbuat.
·        Semua guru-guru yang telah memberikan segenap keikhlasan dalam membimbing, mendidik, dan menuntun saya dalam segala hal.
·        Kawan-kawan semua yang tidak dapat saya sebutkan secara terperinci.
·        Semua keluarga yang telah memberi saya harapan dan perhatian.
·        Almamater yang telah menerima keberadaan saya.


KATA PENGANTAR

بسم الله الرحمن الرحيم
أَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعلَمِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهَ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى أَشْرَفِ ألأَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ وَ عَلى ألِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
Segala puji atas segala keagungan-Mu yang telah memberi segala hal dalam menjalani kehidupan ini. Semoga kata salam dapat tersampaikan dan dapat diterima sebagi pengikutnya.
Saya sadari dalam penulisan ini bahwa banyak yang terlibat sehingga jasa-jasanya tidak dapat tergantikan. Maka sepantasnya saya menghaturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada mereka:
1.      Bapak Dr. KH. Syafraji, M.Pd.I selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usmuni Terate Pandian Sumenep.
  1. Subhan Wahyudi Ibnu, S.Ma, wakil ketua I bidang akademik STITA Usymuni Terate Sumenep.
  2. Siti Aisyah S.Sos wakil ketua II bidang administrasi dan keuangan STIT Aqidah Usymuni Terate Sumenep.
  3. Musthafa, S.Ag. M.Pd.I wakil ketua III bidang kemahasiswaan STIT Aqidah Usymuni Terate Sumenep
  4. Siti Nur Asiyah, M.Pd. I, Ketua Prodi PAI STITA Usymuni Terate Sumenep.
  5. KH. Imam Hendriyadi, S.Ag, M.Si, Dosen Pembimbing I yang telah sudi memberikan bimbingan sampai selesai penulisan proposal ini.
  6. Syafa’at, S.Ag, M,Pd.I, Dosen Pembimbing II yang telah berkenan memberikan bimbingan sampai selesai penulisan proposal ini.
  7. Ayah dan Ibunda dan seluruh keluarga di rumah yang selalu memberi dorongan moril dan materil serta do'a restu dalam mengarungi bahtera ilmu, yang telah mengasuh, membimbing, dan mengarahkan dalam setiap langkah nanda dengan ketulusan hati dan kesabaran.
  8. Jajaran Pengasuh dan Pengurus Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin yang telah memberikan izin dalam proses penulisan ini
  9. Dan semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyelesaian skripsi ini.
11.  Semua guru-guru yang telah memberikan saya pengetahuannya untuk diajarkan dan diamalkan.
Dengan ini akhirnya, penyusun haturkan segala hasrat kepada Allah agar mereka diberi kebesaran hati serta keluasan hati dalam menghadapi perjalanan hidupnya. Amîn!
Sumenep, 04 Oktober 2015
     Penulis


DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL............................................................................................... i
HALAMAN JUDUL................................................................................................... ii
HALAMAN PERSETUJUAN.................................................................................... iii
HALAMAN PENGESAHAN..................................................................................... iv
HALAMAN PERNYATAAN.................................................................................... v
HALAMAN MOTTO................................................................................................. vi
HALAMAN PERSEMBAHAN.................................................................................. vii
KATA PENGANTAR................................................................................................ viii
DAFTAR ISI.............................................................................................................. ix
ABSTRAK................................................................................................................. x
BAB I       :    PENDAHULUAN
A.       Konteks Penelitian........................................................................... 1
B.       Fokus Penelitian.............................................................................. 4
C.       Tujuan Penelitian.............................................................................. 4
D.       Kegunaan Penelitian......................................................................... 4
E.        Alasan Memilih Judul....................................................................... 5
F.        Batasan Istilah Dalam Judul.............................................................. 5
G.       Sistematika Pembahasan.................................................................. 6

BAB II    :    KAJIAN PUSTAKA
A.       Kandungan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Hadits................ 7
B.       Implikasi Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Hadits Perintah Salat Terhadap Pendidikan Anak Dalam Islam.......................................................................................... 26
BAB III   :... METODE PENELITIAN
A.       Pendekatan dan Jenis Penelitian................................................... 38
B.       Kehadiran Peneliti....................................................................... 38
C.       Lokasi Penelitia........................................................................... 39
D.       Sumber Data.............................................................................. 39
E.        Prosedur Pengumpulan Data....................................................... 40
F.        Analisis Data............................................................................... 41
G.       Pengecekan Keabsahan.............................................................. 42
H.       Tahap Penelitian.......................................................................... 43
BAB IV   :    LAPORAN PENELITIAN
A.       Paparan Data dan Temuan Penelitian........................................... 45
B.       Pembahasan............................................................................... 53
BAB V     :... PENUTUP
A.       Kesimpulan ................................................................................ 55
B.       Saran-Saran............................................................................... 56
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 57
LAMPIRAN-LAMPIRAN
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

ABSTRAK

HAIRUL UMAM, Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan dalam Hadits Perintah Shalat di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Daramista Lenteng Sumenep tahun pelajaran 2015/2016. Pembimbing I: KH. Imam Hendriyadi, S.Ag, M.Si. Pembimbing II: Syafa’at, S.Ag, M, Pd.I,

Kata Kunci       : Nilai-nilai pendidikan, hadits perintah shalat
Rosulullah bersabda :
 مُرُوْا اَولاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ اَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ اَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ.
 Suruhlah  olehmu  anak-anakmu  itu melaksanakan shalat,  apabila  ia  sudah berumur tujuh tahun dan apabila ia berumur sepuluh tahun hendaklah dipukul kalau tidak melaksanakan shalat dan pisahkanlah tempat tidurnya (HR Abu Daud)
Yakni berusaha mengkaji lebih dalam hadits perintah shalat bagi anak. Apa saja nilai pendidikan Islam yang terkandung didalamnya sekaligus bagaimana implikasinya kepada pendidikan anak dalam Islam.  
Hadits riwayat Imam Abu Daud adalah hadits yang akan penulis teliti. Seperti halnya telah penulis tuliskan diatas. Karena hadist tersebut penulis anggap hadits yang bermuatan pendidikan. Terutama pendidikan terhadap anak.
Dalam penelitian tersebut penulis menggunakan metode penelitian;1. Jenis penelitian, yakni penelitian lapangan (field research) yaitu mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam materi yang dapat diperoleh dari perpustakaan.2. Sifat penelitian, yakni  deskriptif-analisis yaitu pemaparan apa adanya terdapat apa yang dimaksud dalam teks dengan cara memfrasekan dengan bahasa peneliti. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung didalamnya ialah;  a. Nilai Pendidikan Keimanan. b. Nilai Pendidikan Ibadah. c. Nilai Pendidikan Akhlaq. d.Nilai Pendidikan Seks Bagi Anak.  Sedangkan implikasinya ialah; a. Nilai-nilai pendidikan Islam dapat dijadikan alat pengubah anak didik melalui proses pendidikan baik, dapat digunakan sebagai pedoman (patokan) dalam pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya, diaplikasikam guna membentuk manusia yang bertaqwa melalui ibadah mahdloh maupum ghairu mahdlohnya dan dapat diterapkan atau dilibatkan dalam pengasuhan anak melalui proses pendidikan, baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.  b. Pendidikan Keimanan, Pendidikan Ibadah, Pendidilkan Akhlaq dan Pendidikan Seks Bagi Anak. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan atau dilibatkan dalam setiap lini pendidikan anak dalam Islam.
            Sedangkan bentuk aktualsasi nilai pendidikan di pondok pesantren Sabilul Muttaqin ditekankan pada nilai pendidikan akhlak. Karena dengan adanya pendidikan akhlak yang sudah tertanam dalam diri seorang akan memberikan dampak prilaku yang baik terhadap santri.

Kamis, 09 Januari 2014

"MODEL ATOM THOMSON ”


"MODEL ATOM THOMSON


OLEH

Eni fadillah                   (06)
Ninis puswita sari                   (18)
Normawati          (19)
FaiZaL iQbaL         (38)


Madrasah Aliyah Negeri  Sumenep
TAHUN 2014-2015


Teori Atom Thomson

Pengertian Teori Atom Thomson
Teori Atom Thomson adalah salah satu teori yang mencoba mendeskripsikan bentuk atom yaitu seperti bentuk roti kismis. Diibaratkan sebagai roti kismis karena saat itu Thomson beranggapan bahwa atom bermuatan positif dengan adanya elektron bermuatan negatif di sekelilingnya. Perhatikan gambar berikut:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHaioT7s5LLzK94cVS1ISX-n2d9OMRY7X-jpejTlg8QE1-SS-j0k_Gq9JrxVj0KO0CjCInS5h18R9M7UtrLF3kkea1iHS5yqoAzt25p8IxVKhWNka3UCPw9Uts1_sQ3mrXuqFiLK9s_q0/s1600/atom+thomson.jpg

Pada gambar di atas, bagian berwarna oranye bermuatan positif, sedangkan berwarna hijau adalah elektron yang bermuatan negatif.

Sampai akhir abad ke-19, konsep mengenai bentuk atom masih berupa bola pejal layaknya bola biliar. Sedangkan pada tahun 1987 Joseph John Thomson secara total merubah konsep atom dengan adanya penemuan elektron yang dikenal dengan teori atom Thomson.
Dalil Thomson
Sekiranya teori atom Thomson dapat diringkas sebagai berikut :
  1. Atom berupa bola yang bermuatan positif dengan adanya elektron yang bermuatan negatif di sekelilingnya.
  2. Muatan positif dan negatif pada atom besarnya sama. Hal ini menjadikan atom bermuatan netral. Suatu atom tidak mempunyai muatan positif atau negatif yang berlebihan.
Selain roti kismis, teori atom Thomson dapat diumpamakan sebagai semangka. Daging buah yang berwarna merah melambangkan ruang yang bermuatan positif, sedangkan biji yang tersebar di dalamnya adalah elekton yang bermuatan negatif.
Penemuan Elektron
Elektron ditemukan oleh J.J. Thomson melalui percobaan tabung sinar katoda. Pada saat itu, Thomson melihat bahwa jika arus listrik melewati tabung vakum, ada semacam aliran berkilau yang terbentuk. Thomson menemukan bahwa aliran berkilau tersebut dibelokkan ke arah plat kutub positif. Teori atom Thomson membuktikan bahwa aliran tersebut terbentuk dari partikel kecil dari atom dan partikel terebut bermuatan negatif. Thomson menamai penemuan tersebut sebagai elektron.
Model Atom J.J. Thomson
Kelemahan dari Dalton diperbaiki oleh JJ. Thomson, eksperimen yang dilakukannya tabung sinar kotoda. Hasil eksperimennya menyatakan ada partikel bermuatan negatif dalam atom yang disebut elektron. Suatu bola pejal yang permukaannya dikelilingi elektron dan partikel lain yang bermuatan positif sehingga atom bersifat netral. Gambar atom model Thomson:
Kelemahan model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.
Kelemahan model atom Thomson
Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.

Latar Belakang
Elektron ditemukan oleh Joseph John Thomson pada tahun 1897. Penemuan elektron diawali dengan ditemukannya tabung katode oleh William Crookes. Kemudian J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode ini dan dapat dipastikan bahwa sinar katode ini merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan di antara katode dan anode.

Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron. Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson.

Perkembangan Teori Atom Thomson
Elektron ditemukan oleh Joseph John Thomson pada tahun 1897. Penemuan elektron diawali dengan ditemukannya tabung katode oleh William Crookes. Kemudian J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode ini dan dapat dipastikan bahwa sinar katode ini merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan di antara katode dan anode.

Tabung sinar katode
Sifat sinar katode, antara lain:
1.      merambat tegak lurus dari permukaan katode menuju anode;
2.      merupakan radiasi partikel sehingga terbukti dapat memutar baling-baling;
3.      bermuatan listrik negatif sehingga dibelokkan ke kutub listrik positif;
4.      dapat memendarkan berbagai jenis zat, termasuk gelas.

Model Atom Thomson
Dari hasil percobaan tersebut, J.J. Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.

J.J. Thomson berhasil menentukan perbandingan antara muatan dengan massa elektron (e/m) sebesar 1,76 ×
108 C/g. Kemudian pada tahun 1909, Robert Millikan dari Universitas Chicago, berhasil menentukan besarnya muatan 1 elektron sebesar 1,6 × 10-19 C. Dengan demikian, maka harga massa 1 elektron dapat ditentukan dari harga perbandingan muatan dengan massa elektron (e/m).

Nilai e/m = 1,76 x 108 C/g, maka
Massa 1 elektron =9.11 x 10-28 g

Setelah penemuan elektron, maka model atom Dalton tidak dapat diterima lagi. Menurut J.J. Thomson, atom merupakan partikel yang bersifat netral. Karena elektron bermuatan negatif maka harus ada partikel lain yang dapat menetralkan muatan negatif tersebut yaitu partikel yang bermuatan positif. Dari penemuannya tersebut, J.J. Thomson mengemukakan teori atomnya yang dikenal dengan teori atom Thomson, yaitu:

Model Atom Thomson
Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan negatif.
Karena tersebarnya elektron-elektron di dalam atom bagaikan kismis, sehingga disebut juga model atom roti kismis.
Teori Atom Thomson
Berdasarkan percobaan tentang hantaran listrik melalui tabung hampa/tabung pengawan muatan (discharge tube) atau tabung sinar katode. Dalam tabung katode tekanan gas dalam tabung dapat diatur melalui pompa isap (pompa vakum). Pada tekanan cukup rendah  dan tegangan yang cukup tinggi (beberapa ribu volt), gas dalam tabung akan berpijar dengan cahaya yang warnanya tergantung pada jenis gas dalam tabung (gas neon berwarna merah, gas natrium berwarna kuning). Jika tekanan gas dikurangi, maka daerah didepan katode akan menjadi gelap. Daerah gelap ini akan bertambah jika tekanan gas dalam tabung terus dikurangi, akhirnya seluruh tabung menjadi gelap, tetapi bagian tabung didepan katode berpendar dengan warna kehijauan.
Melalui percobaan dapat ditunjukkan bahwa  perpendaran tersebut disebabkan oleh suatu radiasi yang memancar dari permukaan katode menuju anode. Oleh karena berasal dari katode, maka radiasi ini disebut sinar katode. Hasil percobaan tabung katoda ini membuktikan bahwa ada partikel bermuatan negatif dalam suatu atom karena sinar tersebut dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. selanjutnya sinar katode ini merupakan partikel yang bermuatan negatif dan oleh Thomson partikel ini dinamakan elektron.
Kelebihan dan Kelemahan Teori Thomson
·        Kelebihan
Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur.
·        Kelemahan
Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.